BIDADARI DALAM DO'A
FIKSI MIMPI GADIS DALAM DO'A
Pagi ini terasa sangat berbeda tak seperti pagi pagi sebelumnya, pagi yang penuh rindu.sebut saja khumairoh, ya, dia sesosok gadis yang beberapa bulan kebelakang ini selalu menemani malam-malamku dalam mimpi. Dia yang selalu hadirkan kesejukan hati kala dia hadir dalam mimpiku itu, entah kenapa sudah 3 malam ini dia tak hadir dalam mimpiku, dan entah kenapa akuoun merasa sangat merindukannya.
Sebelumnya dikehidupan nyata aku tak pernah mengenal dan melihatnya, namun seketika beberapa bulan ini dia selalu hadir dalam mimpiku , aku tak tau apakah maksud semua mimpi yg ia hadiri itu.
Jelas terbayang dibenaku sesosok gadis bercadar itu, betapa ramah, lembut, penuh kasih sayang dan begitu taat pada Islam, ketika dia datang dalam mimpiku selalu mengucapkan salam dg senyum yg terpancar dari matanya, walaupun wajahnya tertutup cadar dan hanya matanya saja yg tampak, namun jelas terlihat dalam sorot matanya sampai terasa dalam hati dia tersenyum anggun penuh keikhlasan dan betapa ditiap senyumnya menyiratkan kasih sayangnya.
Dia selalu mengajaku kesebuah taman yang begitu elok dg berhiaskan bunga-bunga yg begitu indah, semilir angin dan kupu-kupu menambah indah suasana ditaman itu. Begitulah setiap malam dalam mimpiku, dia mampu melunakan hati menyejukan hati.
Tapi kenapa 3 malam kebelakang ini dia tak hadir dalam mimpiku?
Aku rindu, rindu tutur sapa lemah lembut bahasanya dan sikap yang begitu mempesona hingga meninggalkan bekas dan pertanyaan, siapakah sosok gadis bercadar itu sebenarnya, karena dalam dunia nyataku tak pernah berjumpa dengan sosok sepertinya itu.
Seminggupun berlalu tanpa hadirnya lagi dimimpiku. Entah kenapa aku begitu merasa sangat kehilangannya, padahal dia hanyalah sosok bunga mimpiku saja, namun di malam ke 8 dia kembali hadir dg salam yang khas suaranya yang begitu menggetarkan jiwa dan dengan senyuman yg terpancar dari matanya.
Mimpiku ini tak seperti mimpi-mimpi biasanya yg tak karuan, mimpi ini seperti nyata lalu aku mempertanyakan kepadanya kenapa beberapa hari ini tak ada dalam mimpiku dia hanya ingin tau apakah aku merindukannya atau tidak, tanpa sempatku menjawab diapun tau jika aku sangat menantinya kembali dimimpiku lagi.
"Siapa sebenarnya engkau wahai gadis bercadar? Aku tak pernah melihatmu di duniaku, dan tak pula sedikitpun membayangkan sosok siapapun sebelum tidurku, namun mengapa kau tiba-tiba hadir di malam malam yg temaram?"
Kemudian dia menjawab
"Memang kita tak pernah bertemu secara fisik di dunia nyata namun kita sering bertemu dalam do'a disetiap selesai sholat kita, akulah yg sering kamu semogakan dalam do'amu pada Allah, akulah itu, jika aku tak hadir lagi dalam mimpimu dan jika kau merindukanku jumpailah aku dalam Do'amu"
Seketika saja aku terbangun dan.......(bersambung)

Komentar
Posting Komentar